18ha yang telah memenuhi kebutuhan lahan kawasan gedung pertunjukan musik di Kota Bandung seluas 3,5 Ha serta peruntukan lahan yang sesuai dengan rencana tata ruang Kota Bandung. Kawasan gedung pertunjukan musik di Kota Bandung ini diharapkan akan menjadi fasilitas bagi pelaku seni dalam berinovasi dan berkarya
Media yang tepat memerlukan pertimbangan yang seksama dalam pemilihannya. Berikut ini dijelaskan empat tahapan dalam memilih Menganalisis peserta didik. Ada dua hal penting yang perlu dianalisis dalam memilih media, yakni karakteristik umum dan kompetensi siswa. Karakateristik umum yang perlu dipertimbangkan dalam memilih media meliputi usia, kelas, budaya dan status sosial-ekonomi. Usia dan kelas mengindikasikan bahwa tingkat perkembangan siswa penting untuk diperhatikan dalam memilih media. Penggunaan komposisi warna, ukuran media seperti ukuran huruf, bentuk media yang menarik bagi siswa dalam tahapan perkembangan anak-anak berbeda dengan siswa dalam tahapan perkembangan remaja. Budaya dan status sosial-ekonomi juga memberi pertimbangan tentang jenis media yang dapat dimanfaatkan, isi media, dan seterusnya. Penggunaan video sebagai media sangat sensitif dengan isu budaya dan kemungkinan sosial- ekonomi. Adapun kompetensi siswa yang perlu diperhatikan adalah pengetahuan dan keterampilan yang dipersyaratkan untuk dapat memanfaatkan atau mengakses media dan sikap siswa terhadap pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling. Ketika memilih film sebagai media, konselor perlu mempertimbangkan apakah konten film dapat dipahami oleh siswa dengan segala kemampuan yang dimilikinya ataukah tidak. Selain itu, dalam memilih media dipertimbangkan waktu penggunaannya pagi atau siang; di sela-sela aktivitas yang menggunakan tenaga fisik atau kelelahan secara psikologi/kognitif.2 Menetapkan tujuan media. Penggunaan media harus bertujuan untuk mendukung pencapaian tujuan layanan bimbingan dan konseling. Oleh karena itu, tujuan dimanfaatkan atau dipilihnya suatu media disesuaikan dengan tujuan layanan bimbingan dan konseling. Sangat disarankan agar media yang dikembangkan oleh konselor dapat mengarahkan fokus dan perhatian siswa pada materi atau topik yang sedang disampaikan dalam layanan. Konselor perlu mengantisipasi kemungkinan siswa lebih tertarik pada media yang digunakan daripada memusatkan perhatian mereka pada topik layanan yang Memilih media layanan bimbingan dan konseling. Pemilihan media dimulai dari pemilihan format atau jenis media. Beberapa format atau jenis media yang dimaksud meliputi visual, multimedia/hypermedia, dan format media lainnya. Setelah format media ditetapkan, konselor memilih bahan yang spesifik untuk menyusun media. Misalnya, konselor memilih media jenis visual yaitu poster. Maka, setelah jenis atau format poster dipilih konselor perlu mengumpulkan bahan seperti gambar, foto, grafik, dan beberapa materi terkait dengan topik layanan yang akan diberikan. Pemilihan media perlu memperhatikan beberapa prinsip, yaitua Media mengikuti tujuan layanan bimbingan dan konseling, bukan mendikte tujuan layanan bimbingan dan konseling. Prinsip ini sangat penting karena semua komponen perencanaan layanan bimbingan dan konseling, termasuk komponen media, diarahkan untuk mencapai tujuan layanan bimbingan dan konseling, yakni pencapaian perkembangan optimal dari setiap Konselor harus familiar dengan isi dan prosedur penggunaan media yang digunakan dalam layanan bimbingan dan konseling. Setelah memilih jenis atau format media, konselor dituntut untuk mampu mengaplikasikannya. Ketika konselor memiliki kendala dalam mengoperasionalkan media saat pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling, maka layanan bimbingan dan konseling akan terhambat dan bahkan tidak berjalan sebagaimana yang Media harus sesuai dengan metode layanan bimbingan dan konseling yang digunakan. Pada hakekatnya penggunaan media diarahkan untuk melayani langkah-langkah dan metode layanan bimbingan dan konseling agar hambatan interaksi dalam layanan bimbingan dan konseling dapat tereliminir sedemikian rupa. Oleh karenanya pemilihan media dalam layanan bimbingan dan konseling perlu mempertimbangkan metode layanan bimbingan dan konseling yang diaplikasikan. d Konselor harus memilih media layanan bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kemampuan siswa. Media yang dipilih konselor perlu untuk diselaraskan dengan kemampuan siswa. Artinya, jangan sampai media yang dipilih konselor dalam layanan bimbingan dan konseling tidak bisa dipahami siswa karena memang mereka belum memiliki pengetahuan prasyarat yang media harus objektif dan bukan didasarkan pada bias atau kesukaan konselor. Pemilihan media yang objektif secara berturut-turut didasarkan pada a tujuan layanan bimbingan dan konseling, b materi atau pokok bahasan yang disampaikan dalam layanan bimbingan dan konseling, dan c relevansinya dengan langkah atau tahapan layanan bimbingan dan konseling. Dengan demikian, bukan berarti ketika konselor terampil membuat slide power point PPT maka apapun topik yang dibahas dalam layanan bimbingan dan konseling disajikan dengan media berupa PPT. Jika hal demikian terjadi, maka dapat dimaknai konselor memilih media didasarkan pada preferensi atau kesukaannya Pemilihan media didasarkan atas kontribusinya terhadap layanan bimbingan dan konseling dan bukan didasarkan pada kemudahan dalam penggunaan. Media tidak sekedar dipilih karena mudah dan praktis untuk dimanfaatkan. Kontribusi terhadap pencapaian tujuan layanan bimbingan dan konseling, relevansi dengan materi atau konten layanan bimbingan dan konseling, serta dukungan terhadap metode layanan bimbingan dan konseling merupakan pertimbangan yang penting dalam memilih Tidak ada media yang sesuai untuk semua tujuan. Setiap media memiliki keunggulan dan kelemahan tertentu. Oleh karena itu, tidak ada media yang senantiasa dapat melayani semua tujuan, topik, dan metode layanan bimbingan dan konseling. Konselor harus bijak dalam memilih dan menggunakan media pada setiap layanan bimbingan dan konseling. 4. Menggunakan media. Setelah tiga langkah di atas dilalui dengan mempertimbangkan prinsip dalam pemilihan media, maka konselor sudah memilih media yang tepat untuk digunakan dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling. Penggunaan media dalam layanan bimbingan dan konseling diharapkan sinkron dan relevan dengan langkah-langkah layanan bimbingan dan konseling. Oleh karena itu, saat membuat perencanaan langkah layanan bimbingan dan konseling, konselor perlu membayangkan penggunaan media di dalamnya. Contoh, konselor merencanakan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan topik “Etika Berkomunikasi” menggunakan teknik sosiodrama. Konselor merancang media berupa “Papan Perilaku” yang di dalamnya termuat media jenis visual, yaitu gambar diam kumpulan beberapa foto. Maka, dalam Rancangan Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling RPLBK harus sudah dituliskan tahap-tahap pelaksanaannya, sedikitnya memuat 1 bagaimana prosedur sosiodrama akan dilaksanakan; 2 kapan media “Papan Perilaku” akan digunakan; dan 3 bagaimana memadukan sosiodrama dan media “Papan Perilaku. Sunawan, 2019. Modul 2 Materi Bidang Layanan Bimbingan dan Konseling. Kementerian Pendidikan dan kebudayaan.
Menurutpendapat Jazuli (2001: 72), jenis dan bentuk pertunjukan berkaitan dengan materi pertunjukan. Jenis pertunjukan meliputi musik, teater, tari, sedangkan bentuknya dapat berupa tradisional, kreasi atau pengembangan, dan modern atau kotemporer. Konteks tempat pertunjukan dapat dipahami dalam
AndikaabdulRachman AndikaabdulRachman Seni Sekolah Menengah Atas terjawab Iklan Iklan Dewantaribina Dewantaribina Agar pertunjukan yang ditampilkan tidak mengecewakan audience karena kiita akan melakukan pertunjukan di depan penonton dan kita harus menampilkan yg terbaik Iklan Iklan deskblues deskblues Menurut saya supaya terciptanya keselarasan antara tempo lagu dan instrumen musik nya Iklan Iklan Pertanyaan baru di Seni 3. Perhatikan pernyataan berikut! i Naskah ii Pemain iii Kostum ivTata rias Unsur-unsur di atas yang perlu diperhatikan saat pementasan pantom … im adalah.... HOTS​ Apa saja rias busana pada tari sun kembang using?ada yg tau ga? kasi tau ya secepatnyaa hehehehe​ Jelaskan dan sebutkan cara mencegah bangku agar tidak rusak.​ Mengapa komposisi penting dalam menggambar atau melukis?​ buatlah daftar mengenai 5 contoh penerapan design thinking di dalam bidang yang berkaitan dengan sekolah.​ Sebelumnya Berikutnya Iklan 21 Dasar-dasar Pemilihan Pompa. Dasar pertimbangan pemilihan pompa, didasarkan pada sistem ekonomisnya, yakni keuntungan dan kerugian jika pompa tersebut digunakan dan dapat memenuhi kebutuhan pemindahan fluida sesuai dengan kondisi yang direncanakan. Yang perlu diperhatikan dalam pemilihan jenis pompa adalah fungsi terhadap instalasi pemipaan
28 Desember 202015 Agustus 202116478 Dilihat Dasar pertimbangan pemilihan media sangatlah sederhana, yakni dapat memenuhi kebutuhan pembelajaran dan membantu mencapai tujuan yang diinginkan. Adapun hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan media, yaitu tujuan instruksional, karakteristik siswa dan sasaran, jenis rangsangan belajar yang diinginkan audio, visual. Gerak, dan seterusnya, keadaan lingkungan, kondisi setempat, dan luasnya jangkauan yang ingin dilayani. Harahap & Siregar, 2018 Halaman 1 2 3 4 Post Views 16,478 Pos terkaitNomor 347 Tahun 2022 Tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka Pada MadrasahCara Memakai Program Chat GPTPengertian Chat GPTTwibbon UP Batch 3 Tahun 2023Buku Panduan Penyusunan & Evaluasi SKP JPT & Pimpinan Unit Kerja Mandiri Berdasarkan Permen PANRB nomor 6 tahun 2022Capaian Pembelajaran Untuk Madrasah Tsanawiyah MTS Sesuai SK Dirjen 3211 ttg Capai Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab Kurikulum Merdeka pada Madrasah

Pertimbanganini diharapkan oleh guru dapat memenuhi kebutuhannya dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Arsyad, 2013: 67). Menurut Arsyad (2013: 69-72), pada tingkat yang menyeluruh dan umum pemilihan media dapat dilakukan dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut.

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Sebelum melakukan pemilihan materi pembelajaran alangkah baiknya kita mengetahui Kriteria pemilihan materi pelajaran atau materi bahan ajar. Kriteria pokok materi bahan ajar merupakan standar kompetensi atau kompetensi dasar yang telah ditentukan. Namun sebelum membahas hal-hal lain tentang materi pembelajaran atau bahan ajar itu sendiri kita perlu ketahui apa itu bahan ajar? Bahan aja merupakan salah satu bagian penting di dalam proses pembelajaran. Menurut Mulyasa 200696 mengemukakan yakni bahan ajar merupakan sumber ajar yang di artikan sebagai sesuatu yang mengandung pesan pembelajaran baik yang bersifat umum maupun bersifat pembelajaran instructional material merupakan bahan yang diperlukan untuk pembentukan keterampilan, pengetahuan, serta sikap yang harus di kuasai oleh siswa untuk memenuhi standar yang telah di tetapkan. Materi pelajaran merupakan posisi paling penting dari semua kurikulum agar pelaksanaannya dapat mencapai sasaran. Materi pembelajaran sendiri harus harus dipilih sesuai dengan kegiatan pelajarnya agar supaya materi yang di sampaikan benar-benar bisa mencapai standar kompetensi serta kompetensi dasar. Nah, setelah kita mengetahui kriteria dari bahan ajar maka sampailah pada langkah-langkah pemilihan bahan ajar. Langkah-langkah pemilihan bahan ajar yang pertama yaitu harus mengidentifikasi aspek-aspek apa saja yang terdapat dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar yang menjadi rujukan serta acuan dalam pemilihan bahan ajar. Setelah materi yang pertama selesai langkah berikutnya atau langkah yang kedua yaitu mengidentifikasi jenis-jenis bahan ajar serta langkah yang ke tiga yaitu memilih bahan ajar yang relevan dan sesuai dengan kompetensi yang terlah teridentifikasi. A. Mengidentifikasi aspek-aspek yang terdapat dalamstandar kompetensi dan kompetensi dasar. Sebelum menentukan materi pembelajaran pertama-fama perlu adanya identifikasi aspek standar dan dasar yang harus dipelajari siswa terlebih dahulu. Aspek tersebut perlu ditentukan karena setiap standar kompetensi dan kompetensi dasar memerlukan materi yang berbeda. Setiap standar kompetensi memerlukan bahan ajar atau materi pembelajaran yang berbeda demi membantu pencapaian nya. B. Identifikasi Jenis-jenis materi pembelajaran dapat dibedakan menjadi 3 aspek materi, yakni aspek materi kognitif, aspek afektif dan aspek psikomotorik. Kemudian Materi aspek kognitif dibagi menjadi 4 jenis, yaitu fakta, konsep, prinsip dan prosedur Reigeluth, 1987 1. Materu jenis fakta merupakan materi berupa nama objek, tempat, nama orang, peristiwa sejarah, komponen benda dan lain sebagainya. 2. Konspep berupa definisi, hakekkat dan isi3. prinsip berupa rumus, paradigma dan Materi prosedur berupa langkah-langkah untuk mengerjakan sesuatu secara berurut. 1 2 3 4 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
4 Mengembangkan pengajaran yang terpilih didasarkan pada kemampuan individual siswa. (Sulaeman, 1988:24-25). Pengembangan media pembelajaran didasarkan pada 3 model pengembangan yaitu. 1. Model prosedural, model prosedural merupakan model yang bersifat deskriptif, yaitu menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk.
Pemilihan materi pertunjukan didasarkan pada pertimbangan?
Prosesmemproduksi sebuah pertunjukan tari harus mempertimbangkan dan menyiapkan beberapa hal pokok, yaitu sebagai berikut. 1. Materi Tari. Menentukan materi sajian tari bergantung pada tujuan penyelenggaraan pertunjukan. Pertimbangannya adalah tarian apa yang cocok dengan event yang berlatar belakang tujuan penyelenggaraan.
Penilaianahli materi didasarkan pada kriteria pertimbangan isi materi. Penilaian ahli materi didasarkan pada kriteria. School Ganesha University of Education; Course Title ECONOMIC 12; Uploaded By DeanEagle1189. Pages 228 This preview shows page 150 - 153 out of 228 pages.
Pemilihansampel didasarkan pada purposive sampling dengan pertimbangan. Pemilihan sampel didasarkan pada purposive sampling. School Universitas Indonesia; Course Title ACCT 19106; Type. Test Prep. Uploaded By amaradef. Pages 12 Ratings 100% (2) 2 out of 2 people found this document helpful;
80GJN.
  • taz97sgllh.pages.dev/169
  • taz97sgllh.pages.dev/307
  • taz97sgllh.pages.dev/108
  • taz97sgllh.pages.dev/329
  • taz97sgllh.pages.dev/10
  • taz97sgllh.pages.dev/226
  • taz97sgllh.pages.dev/333
  • taz97sgllh.pages.dev/52
  • pemilihan materi pertunjukan didasarkan pada pertimbangan